Jumat, 15 Februari 2008

De La Rosa Kagumi Fans Spanyol

entry-content'>

JEREZ - Insiden rasisme yang menimpa Lewis Hamilton memang tengah menjadi perdebatan sengit. Satu orang yang berada di posisi yang sulit terkait dengan kasus rasis itu adalah test driver McLaren Mercedes Pedro de la Rosa yang paling merasakan dampak dari skandal yang berlarut-larut itu. Mengapa?Bagaimana tidak, di satu sisi de la Rosa adalah test driver McLaren tempat bernaung Hamillton namun di lain pihak dirinya adalah putra asli Barcelona. Hal itu yang membuat de la Rosa gerah selalu mendengar isu rasis di telinganya. Dan pembalap kelahiran 24 Januari 1971 ini akhirnya mengambil jalan tengah. De la Rosa meminta semua pihak menutup buku skandal Rasis Lewis Hamilton. Mantan pembalap Renault ini juga yakin fans Barcelona tidak bermaksud berbuat rasis. Kepada radio lokal Onda Cero, de la Rosa mengaku sangat senang terhadap sikap penonton tuan rumah di Sirkuit Jerez yang tidak memperlihatkan sikap tidak terpuji seperti yang diyakini beberapa pihak. Hamilton terlihat santai saat berlaga di Jerez, Jumat (15/2/2008).Meskipun begitu kecintaan publik Spanyol terhadap Alonso tidak terbantahkan. Hal itu dapat dilihat saat hanya beberapa orang saja yang hadir di hari Selasa. Namun, pengunjung melonjak drastis mencapai 6000 orang lebih berkumpul di Jerez untuk memberikan dorongan semangat pada Alonso dan tim Renault. Pihak penyelenggara sendiri telah mengantisipasi kemungkinan skandal di Catalunya terulang. Menurut Harian Express, Polisi lokal terlihat bergabung dengan tim keamanan tim McLaren untuk mengantisipasi segala kemungkinan. "Hal paling penting adalah melihat respon fans saat ini," ujar de la Rosa seperti yang dilansir Crash, Jumat (15/2/2008)."Hal tadi dapat menjadi cara terbaik untuk mengakhiri kontroversi selama ini. Bahkan kemarin, saya dengar beberapa fans Spanyol telah memberikan dorongan semangat pada Hamilton. Hal itu dapat menjadi jalan untuk menutup buku dan maju ke depan," jelas bapak dua anak ini dengan yakin.

Tidak ada komentar: