Catalunya - Siapapun pasti mengelus dada melihat aksi tidak simpatik beberapa kelompok tertentu, termasuk Lewis Hamilton yang menjadi korban rasisme di sirkuit Catalunya.
"Sejujurnya, saya merasa sedih. Saya cinta negara ini, terutama kota Barcelona. Orang-orang di Spanyol biasanya cukup akrab," ungkap pembalap McLaren Mercedes itu seperti dikutip BBC.
Seperti diberitakan sebelumnya, Hamilton mendapat pengalaman tidak mengenakkan saat menjalani sesi latihan di sirkuit Catalunya. Sejumlah penonton mengejeknya dengan nada-nada rasis.
Dugaan sementara, penonton tersebut merupakan pendukung loyal dari Fernando Alonso, mantan pembalap McLaren dan rekan Hamilton. Rivalitas antara Hamilton dengan Alonso musim lalu diperkirakan menjadi alasan utama munculnya aksi tidak terpuji tersebut.
"Satu-satunya yang telah saya lakukan adalah memberi yang terbaik untuk diri saya sendiri dan memenangi kejuaraan. Tak ada sedikitpun alasan untuk memunculkan dugaan buruk kepada Alonso, tapi persaingan benar-benar ketat dan citra saya di Spanyol sudah benar-benar rusak," ungkap Hamilton berusaha memberi pengertian.
Apapun itu, aksi tidak terpuji itu sudah terjadi. FIA pun mulai melakukan investigasi untuk mengumpulkan data-data guna menjatuhkan sanksi kepada pengelola sirkuit atas insiden tersebut.
Selasa, 05 Februari 2008
Hamilton Sesalkan Aksi Rasis di Catalunya
entry-content'>
di 10.21 DI TULIS OLEH DWI PRATAMA
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar