Senin, 18 Februari 2008

Keinginan Mosley Akhirnya Terjawab

entry-content'>

LONDON - Max Mosley memutuskan untuk tetap mencalonkan diri sebagai Presiden FIA untuk periode selanjutnya. Pemilihan Presiden Federasi Otomotif Internasional itu sendiri akan dilangsungkan pada bulan Oktober tahun depan.Pria lawas 67 tahun ini memang sempat mengalami masa sulit pada musim 2007 lalu. Mosley dipermalukan dengan skandal kasus mata-mata yang mencoreng badan resmi motosport yang dipimpinnya itu.Sebelumnya juga beredar isu yang mengatakan Mosley akan mundur dari dunia adu balap setelah kasus yang menimpa McLaren itu. Namun semua prediksi itu akhirnya terjawab dengan keputusan Mosley untuk mencalonkan diri lagi sebagai Presiden FIA untuk empat tahun selanjutnya."Tentu saja saya masih akan berada di FIA hingga Oktober 2009 nanti. Tentu saja saya akan sangat, sangat berhati-hati," ujar Mosley kepada Sunday Times."Ada niatan untuk tetap tinggal lebih lama lagi, khususnya ketika semuanya terlihat akan berjalan lebih baik lagi. Selain itu dalam dunia olahraga menuntut seseorang yang mempunyai kemampuan untuk membuat sebuah keputusan penting," tambah Mosley seperti yang dilansir Crash, Senin (18/2/2008).Selain itu, Mosley juga menganggap dirinya menjadi sosok yang tepat untuk posisi itu. Tidak adanya kepentingan tertentu, mampu memahami isu yang berkembang, sangat terbuka terhadap kritikan dan masukan menjadi dasar bagi Mosley untuk berani maju untuk kedua kalinya.Mosley juga menjelaskan alasannya untuk mencalonkan kembali dirinya di FIA. Menurutnya, dirinya merasa belum selesai melakukan reformasi di ajang balap Formula One. Mosley selama ini memang sangat gencar ingin mengurangi anggaran yang digunakan di F1."Satu dari pabrikan terbesar mengatakan jika saya dapat mengurangi pengeluaran di F1, maka mereka tidak harus mengeluarkan 200 juta euro, tetapi hanya dengan 50 juta euro atau kurang. Jika pabrikan besar masih mengeluarkan biaya yang besar maka mereka tidak akan memberikan kesempatan yang lain juara," jelas Mosley dengan tegas.Mosley sendiri lebih setuju jika pengeluaran yang besar di tim lebih difokuskan pada kemampuan mekaniknya.

Tidak ada komentar: