BAHRAIN - Meskipun pelarangan terhadap produk rokok di arena olahraga telah gencar dilakukan sejak 2005, namun sering terlihat beberapa iklan merk rokok yang menghiasi arena olahraga. Hal itulah yang menjadi perhatian serius dari pihak penyelenggara Grand Prix F1 di Bahrain dan pemerintah Kerajaan Bahrain.Menurut Gulf Daily News, Rabu (27/2/2008), pihak penyelenggara dan pemerintah Bahrain akan menghentikan semua iklan sigaret dan tembakau di Kerajaan Bahrain, termasuk di semua even Sirkuit Internasional Bahrain. Pelarangan ini bahkan akan dibuat dalam sebuah papan pengumuman besar di sirkuit pembuka Grand Prix F1 itu."Ini adalah sebuah awal dan akan diberlakukan seterusnya sebagai bentuk ultimatum untuk menjadikan Bahrain sebuah negara tanpa perokok," ujar Asisten Sekertaris Kesehatan dan Kepedulian Publik Kerajaan Bahrain Dr Mariam Al Jalahma.Dr Al Jalahma yang juga menjabat sebagai Kepala Masyarakat Anti Rokok Kerajaan Bahrain mengatakan, kementrian dan masyarakat Bahrain telah mendukung komitmen parlemen Bahrain untuk memerangi rokok.Bahkan, parlemen Bahrain juga telah membuat aturan baru mengenai larangan rokok di Bahrain. Jalahmi juga sangat berharap Dewan Shura di Bahrain sebagai sebuah wadah organisasi cendekiawan terbesar dapat mendukung kebijakan itu.Pelarangan produk tembakau di arena Formula One sebenarnya telah dibawa sejak 2005 seiring dengan dibuatnya aturan hukum baru di Uni Eropa. Semua iklan dan segala macam bentuk promosi pada produk tembakau telah dilarang terpampang di arena maupun mobil F1.FIA dan Formula One sendiri terlihat setuju dengan penghentian sponsor rokok dari 2006 lalu. Namun banyak tim yang mencoba membuat iklan terselubung alias subliminal branding misalnya dengan logo, cat yang identik dengan produk-produk atau cara-cara lainnya.
Rabu, 27 Februari 2008
Sirkuit Bahrain Tanpa Iklan Rokok
entry-content'>
di 13.47 DI TULIS OLEH DWI PRATAMA
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar