MODENA - Mantan mekanik Ferrari Nigel Stepney mengaku sangat tenang saat disodorkan beberapa pertanyaan oleh hakim agung di Modena, Selasa (19/2/2008). Stepney hari ini memang telah menjalani pemeriksaan terkait skandal mata-mata musim lalu.Mekanik asal Inggris itu dipecat dari Ferrari karena terbukti telah memberikan data penting Kuda Jingkrak kepada kepala desain McLaren Mike Coughlan yang saat ini juga dijadikan tersangka. Akibat skandal itu, McLaren batal menjadi kontruktor terbaik dan masih harus membayar USD 100 juta pada September lalu. Seperti dilansir Eurosport, Selasa (19/2/2008), dalam pemeriksaan itu, Jaksa Modena Giuseppe Tibis mengatakan jika Stepney sangat kolaboratif dan tepat dalam menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan. Sedangkan pengacara Stepney, Sonia Bartolini mengatakan, kliennya memang telah melakukan? kontak dengan Coughlan namun membantah telah memberikan informasi .Ferrari sendiri juga menuduh Stepney sebagai aktor di balik penemuan bubuk misterius di Grand Prix Monaco pada Mei lalu. Beberapa petinggi McLaren termasuk team principal Ron Dennis juga dijadwalkan bertemu dengan Tibis hari itu. Namun, pertemuan tersebut dibatalkan tanpa pemberitahuan kapan akan digelar kembali. Tibis juga akan memanggil mantan pembalap McLaren, Fernando Alonso terkait skandal mata-mata tersebut.
Rabu, 20 Februari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar